perbedaan mph dan kmh

Pendahuluan

Sahabat Onlineku, apakah kamu pernah mendengar istilah mph dan kmh? Dalam dunia transportasi, kedua satuan ini digunakan untuk mengukur kecepatan kendaraan. Singkatan mph merupakan singkatan dari miles per hour, sedangkan kmh merupakan singkatan dari kilometer per hour. Satu kecepatan diukur dalam mil per jam, sementara yang lain diukur dalam kilometer per jam. Meskipun keduanya memiliki tujuan yang sama, ada perbedaan signifikan di antara keduanya.

Dalam artikel ini, kita akan membahas perbedaan antara mph dan kmh secara rinci. Kami akan menjelaskan kelebihan dan kekurangan keduanya, serta membandingkan keduanya dalam tabel yang lengkap. Jadi, jika kamu penasaran dengan perbedaan antara mph dan kmh, simak terus artikel ini!

Kelebihan MPH

✅ Perbandingan yang lebih mudah dipahami: Penggunaan mph umumnya lebih familiar bagi masyarakat yang tinggal di negara-negara yang mengadopsi sistem pengukuran imperial seperti Amerika Serikat dan Inggris. Miles per hour pun dianggap lebih intuitif dan mudah dipahami oleh mereka.

✅ Lebih akurat dalam pengukuran kecepatan rendah: Jika kita berbicara tentang kecepatan kendaraan dalam skala yang lebih kecil, seperti kecepatan berjalan atau berlari, mph adalah satuan yang lebih baik dalam memberikan akurasi. Hal ini karena adanya perbedaan yang lebih signifikan antar bilangan yang dihasilkan, sehingga lebih mudah melihat perubahan kecepatan.

✅ Berlaku luas di industri kedirgantaraan: Dalam dunia kedirgantaraan, penggunaan mph lebih umum karena bertepatan dengan satuan imperal yang digunakan untuk mengukur kecepatan pesawat udara dan kendaraan luar angkasa. Satuan miles per hour juga sering digunakan dalam pesawat pribadi dan jet tempur.

✅ Lebih mudah menerjemahkan ke kilometer per jam: Meskipun tidak digunakan secara internasional, mph dapat dengan mudah diubah menjadi kilometer per jam melalui perhitungan matematis sederhana. Hal ini mempermudah ketika ada kebutuhan untuk mengonversi satuan kecepatan ini menjadi satuan yang lebih sering digunakan secara global.

✅ Mengurangi kebingungan bagi pengemudi turis: Bagi pengemudi yang tidak terbiasa dengan sistem pengukuran metrik, penggunaan mph saat berkendara di negara yang menggunakan kmh dapat mengurangi kebingungan. Hal ini berlaku terutama dalam penggunaan rambu lalu lintas dan papan penunjuk arah yang mengacu pada mph.

✅ Terintegrasi dengan perangkat kendaraan: Banyak kendaraan, terutama yang diproduksi di negara-negara yang menggunakan sistem imperial, dilengkapi dengan indikator kecepatan yang mengukur kecepatan dalam mph. Ini membuatnya lebih mudah bagi pengemudi untuk membaca kecepatan dengan akurat dan menghindari pelanggaran lalu lintas.

✅ Lebih mudah memprediksi jarak tempuh: Penggunaan mph dalam pengukuran jarak tempuh juga lebih mudah diprediksi dan dihitung. Jika kita mengetahui kecepatan dalam mil per jam dan waktu yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan, kita bisa dengan mudah menghitung jarak tempuhnya dengan menggunakan rumus sederhana.

Kelebihan KMH

✅ Digunakan secara internasional: Kmh merupakan satuan kecepatan yang lebih umum digunakan secara internasional. Sebagian besar negara yang mengadopsi sistem pengukuran metrik menggunakan kilometer per jam dalam menghitung kecepatan kendaraan. Hal ini membuat kmh lebih kompatibel dan dapat dengan mudah dipahami oleh pengemudi di berbagai negara.

✅ Memberikan informasi yang lebih rinci: Karena bilangan yang dihasilkan dalam pengukuran kmh lebih besar, kita dapat melihat informasi tambahan seperti kecepatan per menit dan kecepatan per detik. Hal ini bermanfaat dalam menghitung waktu tempuh yang lebih akurat atau dalam analisis yang memerlukan detail terperinci tentang kecepatan.

✅ Konsisten dengan kecepatan di jalan: Sebagian besar rambu lalu lintas dan kendaraan di negara-negara yang menggunakan sistem metrik mengacu pada kmh. Oleh karena itu, menggunakan kmh dalam mengukur kecepatan kendaraan dapat membuat pengemudi lebih mudah mematuhi peraturan lalu lintas dan memahami informasi yang diberikan oleh rambu-rambu jalan.

✅ Aman untuk perjalanan lintas negara: Jika kita berencana untuk berkendara di negara-negara yang menggunakan sistem metrik, menggunakan kmh akan memudahkan kita untuk beradaptasi dengan sistem pengukuran kecepatan yang berbeda. Ini juga akan menghindarkan kita dari risiko denda karena tidak mematuhi batasan kecepatan setempat.

✅ Mengurangi risiko kesalahan pengukuran akibat konversi: Ketika kita mengonversi mph ke kmh atau sebaliknya, terdapat risiko kesalahan dalam perhitungan yang dapat menyebabkan pengukuran kecepatan yang tidak akurat. Dengan menggunakan kmh secara langsung, kita dapat menghindari risiko kesalahan tersebut dan mendapatkan hasil yang lebih akurat.

✅ Memudahkan dalam menghitung kecepatan rata-rata: Dalam menghitung kecepatan rata-rata, kmh lebih mudah digunakan karena satuan waktu yang digunakan adalah jam. Dalam perjalanan jarak jauh atau perjalanan yang melibatkan waktu perjalanan yang lama, kmh menjadi pilihan yang lebih praktis dalam menghitung kecepatan rata-rata.

✅ Menerjemahkan ke mph dengan mudah: Bagi mereka yang terbiasa menggunakan kmh, konversi ke mph juga dapat dilakukan dengan mudah. Kita hanya perlu mengalikan kecepatan dalam kmh dengan faktor konversi yang tepat. Sehingga, tidak ada kesulitan dalam mengubah kecepatan ke dalam satuan yang lebih umum dikenal.

Tabel Perbandingan MPH dan KMH

Aspek MPH KMH
Konversi kecepatan rata-rata Mudah Mudah
Cocok untuk perjalanan lintas negara Tidak Ya
Akurasinya pada kecepatan rendah Tinggi Rendah
Digunakan secara internasional Tidak Ya
Terintegrasi dengan perangkat kendaraan Ya Tidak
Inisialisasi awal Amerika Serikat Prancis
Akurasi pada kecepatan tinggi Rendah Tinggi

FAQ

1. Apa yang dimaksud dengan mph?

Mph adalah singkatan dari miles per hour, yang mengukur kecepatan dalam mil per jam.

2. Apa yang dimaksud dengan kmh?

Kmh adalah singkatan dari kilometer per hour, yang mengukur kecepatan dalam kilometer per jam.

3. Apa yang mempengaruhi keputusan penggunaan mph atau kmh?

Faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan mph atau kmh antara lain negara asal pengemudi, jenis kendaraan yang digunakan, dan lokasi perjalanan.

4. Bagaimana cara mengonversi mph ke kmh?

Untuk mengonversi mph ke kmh, kita cukup mengalikan kecepatan dalam mph dengan faktor konversi 1,60934.

5. Mengapa beberapa negara menggunakan mph dan beberapa negara menggunakan kmh?

Perbedaan dalam penggunaan mph dan kmh berkaitan dengan sejarah pengaruh imperialisme dan penerapan sistem pengukuran di negara masing-masing.

6. Apakah ada resiko kesalahan dalam mengonversi mph ke kmh atau sebaliknya?

Ya, terdapat risiko kesalahan dalam mengonversi satuan kecepatan yang dapat mengakibatkan hasil yang tidak akurat.

7. Apakah satuan mph dan kmh digunakan dalam kecepatan bunyi atau cahaya?

Tidak, kecepatan bunyi diukur dalam meter per detik, sementara kecepatan cahaya diukur dalam meter per detik juga.

Kesimpulan

Setelah mengetahui perbedaan antara mph dan kmh, kita dapat melihat bahwa kedua satuan tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Penggunaan mph lebih umum dalam negara-negara yang mengadopsi sistem imperial, dan lebih akurat dalam mengukur kecepatan rendah. Sementara itu, kmh digunakan secara internasional dan memberikan informasi yang lebih rinci. Untuk memilih satuan yang tepat, penting untuk mempertimbangkan kebutuhan dan kondisi penggunaannya. Jadi, saat berkendara di negara yang menggunakan mph atau kmh, pastikan kamu memahami dan mengikuti batasan kecepatan yang berlaku. Selalu prioritaskan keselamatan dan patuhi peraturan lalu lintas yang ada.

Sekian artikel kami tentang perbedaan mph dan kmh. Semoga informasi yang kami berikan dapat membantu kamu dalam memahami perbedaan dan penerapannya. Tetaplah berkendara dengan bijak dan aman, sahabat onlineku!

Sumber:

https://www.dummies.com/sports/speed-sports/how-to-convert-between-miles-and-kilometres/

https://en.wikipedia.org/wiki/Miles_per_hour

https://en.wikipedia.org/wiki/Kilometres_per_hour