perbedaan bahasa inggris formal dan informal

Salam sahabat onlineku,
Apakah kamu pernah kebingungan saat berkomunikasi dengan orang asing menggunakan bahasa Inggris? Mungkin kamu tidak menyadari bahwa bahasa Inggris memiliki dua gaya yang berbeda, yaitu formal dan informal. Dalam artikel ini, kita akan membahas perbedaan antara bahasa Inggris formal dan informal serta manfaat dan kekurangannya. Mari kita mulai!

Pendahuluan

Bahasa Inggris yang kita pelajari di sekolah umumnya lebih condong ke bahasa Inggris formal. Bahasa ini digunakan dalam situasi-situasi resmi seperti presentasi bisnis, surat formal, atau pidato di depan umum. Bahasa Inggris formal memiliki aturan tata bahasa yang ketat, penggunaan kata-kata formal, serta kecenderungan menggunakan kata-kata yang panjang dan kompleks.

Di sisi lain, bahasa Inggris informal digunakan dalam situasi santai seperti dalam percakapan sehari-hari atau dalam komunikasi dengan teman dekat. Bahasa ini lebih bebas, santai, dan cenderung menggunakan kata-kata singkat dan slang.

Setiap gaya bahasa memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Mari kita telusuri lebih jauh perbedaan bahasa Inggris formal dan informal serta manfaat dan kekurangannya.

Kelebihan Bahasa Inggris Formal

1. Memperoleh kejelasan dan ketelitian 💡
Dalam bahasa Inggris formal, kamu harus mengikuti aturan tata bahasa yang ketat. Hal ini membantu memastikan penggunaan kata yang tepat dan membuat komunikasi lebih jelas dan terstruktur.

2. Menghargai situasi resmi 👤
Dalam situasi formal seperti wawancara kerja atau presentasi bisnis, penggunaan bahasa Inggris formal menunjukkan tingkat keseriusan dan rasa hormat terhadap lawan bicara. Hal ini dapat meningkatkan kesan positif terhadap dirimu.

3. Tampil lebih profesional 🔫
Menguasai bahasa Inggris formal dapat membuatmu terlihat lebih profesional dan terpercaya. Penguasaan tata bahasa yang baik dapat membantu meningkatkan kredibilitasmu di mata orang lain.

4. Lebih mudah dipahami dalam tulisan 📝
Bahasa Inggris formal memiliki aturan tata bahasa yang jelas dan konsisten. Tulisan yang menggunakan bahasa formal cenderung lebih mudah dipahami oleh pembaca, terutama dalam konteks akademik atau profesional.

5. Mempertahankan standar global 🌍
Bahasa Inggris formal adalah standar global dalam komunikasi bisnis, penerbitan jurnal ilmiah, dan dunia akademik. Dengan menguasai bahasa formal, kamu bisa berkomunikasi dengan lebih efektif dalam konteks global.

6. Meningkatkan keterampilan akademik 📖
Jika kamu berencana melanjutkan studi di negara berbahasa Inggris atau mengejar karir dalam penelitian, pemahaman yang baik mengenai bahasa Inggris formal akan sangat membantu kamu dalam menulis tugas kuliah atau makalah ilmiah.

7. Meningkatkan kesempatan kerja 💻
Berpeluang lebih besar untuk mendapatkan pekerjaan di perusahaan internasional atau perusahaan yang memiliki hubungan bisnis dengan negara-negara berbahasa Inggris, karena penguasaan bahasa Inggris formal menjadi salah satu kriteria penting dalam rekrutmen karyawan.

Kekurangan Bahasa Inggris Formal

1. Terkesan kaku dan tidak fleksibel 📈
Bahasa Inggris formal cenderung terkesan kaku dan kurang fleksibel dalam situasi-situasi yang lebih santai atau dalam percakapan informal. Hal ini bisa menghambat komunikasi yang lebih akrab dengan orang lain.

2. Membuat percakapan terasa resmi 🙁
Dalam komunikasi sehari-hari, penggunaan bahasa Inggris formal bisa memberikan kesan bahwa kita sedang berbicara secara resmi atau jarak dengan lawan bicara. Hal ini bisa menghalangi terbentuknya hubungan yang lebih dekat dan akrab.

3. Terkadang sulit dipahami 😪
Bahasa Inggris formal cenderung menggunakan struktur kalimat yang kompleks dan kata-kata yang sulit dipahami oleh pemula. Hal ini membuat bahasa formal lebih menantang untuk dipahami, terutama bagi mereka yang baru belajar bahasa Inggris.

4. Memerlukan waktu lebih lama untuk belajar 🔨
Memahami dan menguasai bahasa Inggris formal membutuhkan waktu dan upaya yang lebih besar daripada bahasa Inggris informal. Kamu perlu belajar tata bahasa yang kompleks dan banyak aturan yang berbeda.

5. Menghasilkan tulisan yang lebih panjang 💰
Dalam bahasa Inggris formal, tulisan cenderung lebih panjang karena penggunaan kata-kata formal dan kalimat yang lebih rumit. Hal ini bisa membuat proses menulis menjadi lebih lama dan melelahkan.

6. Tidak cocok untuk semua jenis konten 📰
Bahasa Inggris formal cenderung lebih cocok digunakan dalam konteks resmi seperti korespondensi bisnis atau laporan ilmiah, namun kurang cocok untuk konten-konten yang lebih santai seperti blog atau media sosial yang biasanya menggunakan bahasa Inggris informal.

7. Kurang interaktif 🙁
Gaya bahasa formal cenderung kurang interaktif dalam percakapan. Kita cenderung lebih mendengarkan daripada berpartisipasi aktif dalam percakapan informal. Hal ini bisa membuat komunikasi terasa tidak seimbang.

Tabel Perbedaan Bahasa Inggris Formal dan Informal

Bahasa Inggris Formal Bahasa Inggris Informal
Formal dan kaku Santai dan tidak kaku
Menggunakan kata-kata formal Menggunakan kata-kata slang
Tata bahasa yang ketat Tata bahasa yang tidak terlalu ketat
Banyak menggunakan kata-kata panjang dan kompleks Menggunakan kata-kata singkat
Cenderung digunakan dalam situasi resmi seperti surat atau presentasi Cenderung digunakan dalam percakapan sehari-hari
Menghasilkan tulisan yang lebih panjang Menghasilkan tulisan yang lebih pendek
Kurang interaktif dalam percakapan Lebih interaktif dalam percakapan

FAQ tentang Bahasa Inggris Formal dan Informal

1. Apa beda antara bahasa Inggris formal dan informal?

Bahasa Inggris formal digunakan dalam situasi resmi seperti presentasi bisnis atau surat resmi, sedangkan bahasa Inggris informal digunakan dalam komunikasi sehari-hari atau dalam situasi santai.

2. Apa manfaat menggunakan bahasa Inggris formal?

Bahasa Inggris formal memiliki kejelasan dan ketelitian dalam komunikasi, meningkatkan kesempatan kerja, serta tampil lebih profesional.

3. Apa kekurangan menggunakan bahasa Inggris formal?

Bahasa Inggris formal terkesan kaku dan tidak fleksibel dalam situasi yang santai, bisa membuat komunikasi terasa resmi, serta sulit dipahami oleh pemula.

4. Kapan sebaiknya menggunakan bahasa Inggris formal dan informal?

Bahasa Inggris formal lebih cocok digunakan dalam situasi resmi seperti presentasi bisnis atau surat resmi, sedangkan bahasa Inggris informal lebih cocok untuk komunikasi sehari-hari atau dalam situasi santai.

5. Bagaimana cara mempelajari bahasa Inggris formal dengan baik?

Untuk mempelajari bahasa Inggris formal, kamu harus memahami aturan tata bahasa yang ketat dan berlatih melalui membaca teks-formal, menulis makalah, atau mengikuti kursus bahasa Inggris formal.

6. Kapan sebaiknya menggunakan bahasa Inggris informal dalam tulisan?

Bahasa Inggris informal lebih cocok digunakan dalam tulisan-tulisan seperti blog, artikel media sosial, atau komunikasi informal dengan teman dekat.

7. Apakah bahasa Inggris formal lebih rumit daripada bahasa Inggris informal?

Secara umum, bahasa Inggris formal memiliki aturan yang lebih ketat dan kompleks daripada bahasa Inggris informal, yang membuatnya terkesan lebih rumit bagi pemula.

Kesimpulan

Setelah mempelajari perbedaan bahasa Inggris formal dan informal, kita dapat menyimpulkan bahwa kedua gaya bahasa memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Bahasa Inggris formal memberikan kejelasan dan ketelitian dalam komunikasi, meningkatkan tampilan profesional, serta penting dalam situasi resmi dan akademik. Namun, bahasa Inggris formal bisa terkesan kaku dan sulit dipahami.

Sementara itu, bahasa Inggris informal lebih santai dan akrab dalam komunikasi sehari-hari, namun kurang cocok dalam situasi resmi dan memerlukan tingkat pemahaman yang lebih tinggi untuk mengerti slang dan pemakaian yang tidak formal.

Ada baiknya untuk menguasai kedua gaya bahasa ini agar bisa berkomunikasi dengan baik dalam berbagai situasi. Jangan takut untuk belajar dan berlatih agar semakin terampil dalam menggunakan bahasa Inggris formal dan informal!

Disclaimer: Artikel ini disusun untuk tujuan informasi dan referensi saja. Hasil penelitian dan kesimpulan dalam artikel ini mungkin bersifat subyektif dan tidak cocok untuk semua individu atau konteks.